Masih Kuatnya Ingatan Masyarakat di Tanggal 30 September
Yang aku tahu, kenangan akan masih bersama walau waktu telah menjauhkan kedekatan.
Ini adalah jurnalku di hari Jum’at, 30 September 2016 di Kota Malang. 51 tahun yang lalu, keadaan kota Malang tidak seperti ini, aku rasa demikian. Yang jauh lebih baik di hari ini daripada dahulu.j
Baiklah, aku ingin bercerita tentang bagaimana aku awali hari ini. Iya, hari ini adalah tanggal 30 September, yang bahagia, seperti hari-hari lain yang aku lalui. Lalu, aku ingin bertanya : Bagaimanakan kisah di tanggal 30 September 51 tahun yang lalu? Ketika saat kakek dan nenek kita masih muda dan menjalani hari-harinya setelah sebelumnya dijajah oleh para bangsa penjajah.
Gambar 1. Bendera Setengah Tiang Kota Malang (30 September 2016)
Tadi pagi aku sempatkan untuk berkeliling di sekitar kelurahan guna membeli sarapan, namun ada sesuatu yang membuatk bertanya-tanya tentang bendera-bendera yang ditinggikan setinggi setengah tiang.
Lalu, ketika meninjau pada tanggal hari ini (30 September), tentunya ada peristiwa besar yang pernah terjadi di NKRI, ya, peristiwa G30SPKI, gerakan pemberontakan besar oleh golongan PKI.
Gerakan G30SPKI terjadi di berbagai daerah di Indonesia pada tanggal 30 September 1965, yang menelan sangat banyak korban jiwa.
Lalu, bagaimana sikap Universitas Bawijaya di tanggal ini?
Gambar 2. Bendera Setengah Tiang di Universitas Brawijaya (30 September 2016, red)
Dan Universitas Brawijaya mengibarkan bendera setengah tiang di lapangan rektorat pada hari ini (30 September 2016, red).
Dapat disimulkan bahwasanya di negeri inni (Indonesia), masyarakat masih memilikikenanngann bersama yang kuat tentang peristiwa penumpasan PKI di Indonesia, walaupun peristiwa G30SPKI tersebut sudah lama, 51 tahun yang lalu.
Dan, ini pertama kalinya aku menulis jurnal tentang pengibaran bendera setengah tiang di kota Malang.
Nama : Wahyu Chandra Zein
Tidak ada komentar:
Posting Komentar